Gagal Menikah, Warga Gelanglor Ponorogo Tenggak Pestisida dan Potas

Gagal Menikah, Warga Gelanglor Ponorogo Tenggak Pestisida dan Potas

Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Warga sekitar areal persawahan Jalan Imam Mursad, Desa Gelanglor, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo dikejutkan dengan ditemukannya salah seorang warganya berinisial NR (26) tergeletak tak bernyawa, pada Kamis (30/5/2024) pagi.

Saat ditemukan pertama kali oleh warga yang melintas, tubuh NR tergeletak di pinggir jalan area persawahan dengan kondisi terlentang. Ironisnya tak jauh dari tubuh korban ditemukan obat pestisida tanaman.

Diduga korban meninggal dunia akibat menenggak racun serangga tersebut, karena depresi yang dialaminya.

Read More

Kapolsek Sukorejo, Iptu Catur Juli Hernawan mengatakan jika mayat NR pertama kali ditemukan oleh warga sekitar pukul 05.00 WIB saat hendak pergi ke sawah. Saksi yang merasa curiga dengan kondisi NR lalu memanggil warga untuk memeriksa.

“Saat ditemukan sudah meninggal dunia, lalu melapor kepada piket Polsek Sukorejo,” ungkap Kapolsek.

Kapolsek mengungkapkan jika, dari hasil keterangan sejumlah saksi diketahui NR beberapa hari terakhir mengalami depresi dan sering menyendiri hingga melamun, karena persoalan pernikahan. NR diketahui ingin menikah namun gagal.

“Diduga menenggak pestisida serangga karena mengalami depresi ingin menikah tapi gagal,” terang Kapolsek.

Sedangkan dari hasil pemeriksaan yang dilakukan tim puskesmas setempat, diketahui jika NR meninggal akibat keracunan. Hal ini dibuktikan dengan kondisi mayat yang mengeluarkan busa serta darah dibagian mulutnya.

Selain itu, diperkuat dengan ditemukannya pestisida di sekitar mayat dan satu bungkus potas serta minuman berkarbonasi.

“Tidak ada tanda tanda penganiayaan di tubuh korban, kemungkinan besar karena keracunan,” pungkasnya.

Atas kejadian tersebut pihak keluarga sudah menerima dan menyadari serta tidak menuntut untuk dilakukan otopsi terhadap mayat korban, dan menganggap kejadian tersebut adalah suatu musibah.

Reporter : Sony Dwi Prastyo

Editor : Gimo Hadiwibowo

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *