Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Sempat dinyatakan hilang selama 3 hari, seorang pemuda bernama Wildan Awalil Fadhil (19) ditemukan di dalam sebuah sumur tua yang berada di Desa Beton, Kecamatan Siman, Ponorogo.
Beruntungnya remaja warga Desa Nglumpang, Kecamatan Mlarak tersebut saat ditemukan masih dalam kondisi hidup. Namun, sekujur badannya lemas karena sudah beberapa hari di dalam sumur tua tersebut.
Tim BPBD Kabupaten Ponorogo dibantu dengan Polisi dan TNI berhasil mengevakuasi korban dari dalam sumur yang hanya memiliki diameter sekitar 1 meter. Saat berhasil dievakuasi korban langsung dilarikan ke RSUD dr Harjono untuk mendapatkan perawatan intensif.
Sukatin, salah seorang warga sekitar mengatakan tiga hari ke belakang memang korban sempat mondar-mandir dilingkungannya. Saat ditanya, korban hanya mengaku sedang berjalan jalan. “Bukan orang sini, katanya cuma jalan-jalan,” kata Sukatin, Jumat (27/10).
Lalu pada Jumat pagi sekitar pukul 04.00 WIB, Sukatin mendengar suara aneh dari dalam sumur tua di pekarangannya. Dirinya lalu melihat penutup sumur tersebut sudah terbuka setengahnya. Dirinya lantas mengambil senter untuk melihat di dalam sumur.
“Awalnya saya kira anak kucing yang kecemplung, saya ambil senter untuk melihat,” tuturnya.
Betapa terkejutnya Sukatin saat melihat wajah korban sedang menghadap dirinya. Sontak Sukatin memanggil warga sekitar untuk meminta bantuan mengevakuasi korban.
“Memang sudah tidak difungsikan lagi sumurnya, sudah 4 bulan saya tutup biar tidak ada yang terperosok,” imbuhnya.
Sementara itu, Kapolsek Siman, AKP Nanang Budianto mengatakan, korban sempat pergi dari rumah. Bahkan pihak keluarga telah membuat pengumuman tentang kehilangan anggota keluarga.
“Keterangan dari pihak keluarga pergi dari rumah tapi tidak pamit, buat pengumuman kehilangan,” paparnya.
Menurutnya, Sumur yang menjadi TKP sudah lama tidak digunakan. Dia sendiri masih melakukan pendalaman penyebab pasti kenapa korban menceburkan diri.
“Korban dalam keadaan lemas dan mengalami luka ringan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Dokter Harjono Ponorogo untuk mendapatkan perawatan medis,” pungkasnya.
Reporter : Sony Dwi Prastyo
Editor: Dhita Septiadarma



















