Ponorogo, Memo – Satreskrim Polres Ponorogo menggelar rekonstruksi pembunuhan Jiono (39) warga Desa Ngumpul, Kecamatan Balong dengan tersangka SU yang merupakan temannya sendiri.
Dalam rekonstruksi di tempat kejadian perkara (TKP) tersebut juga disaksikan puluhan warga. Mereka ingin melihat bagaimana tersangka SU tega membunuh Jiono setelah sebelumnya pesta miras.
Tak hanya warga, keluarga Jiono juga melihat adegan rekontruksi yang dilakukan oleh tersangka. Seperti diungkapkan Katemi (70) nenek korban, ia sengaja datang untuk menyaksikan wajah tersangka.
“Mau tahu pembunuh cucu saya, kok tega sama cucu saya,” ungkap Katemi, menahan tangis.
Katemi juga menyebutkan, jika dirinya melihat langsung jenazah cucunya usai direkayasa kecelakaan tunggal pada 6 April lalu. Dimana saat itu, dirinya melihat wajah anaknya penuh dengan luka memar, terutama dibagian mata.
“Pas tanggal 6 April itu saya melihat wajah cucu saya itu bagian matanya memet (lebam), tapi ibunya cuma diam saja,” terang Katemi.
Setelah ditetapkan sebagai tersangka, nenek Katemi berharap tersangka dihukum seberat-beratnya karena telah tega membunuh cucunya. Ia ingin tersangka dihukum mati.
“Penginnya hutang pati dibales pati, biar adil,” pungkasnya.
Sementara itu, puluhan warga yang menyaksikan rekonstruksi tersebut juga nampak kesal terhadap tersangka dan rekannya yang saat ini berstatus sebagai saksi. Tak jarang warga meneriaki pelaku saat memeragakan adegan.
“Karo koncone dewe kok yo tego (sama temanya sendiri kok tega),” cetus salah seorang warga.
Reporter : Sony Dwi Prastyo
Editor: Gimo Hadi Wibowo



















