Blitar, SEJAHTERA.CO – Banyak cara dilakukan pelaku kejahatan mengaburkan aksinya. Salah satunya dengan berpura-pura kunci motor macet dengan memanggil tukang kunci.
Modus nyleneh itu dilakukan Rizal Dwi Saputra (21) warga Kelurahan Bence, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar. Usai menggasak motor curian, pria ini menuntun sepeda motor dengan alasan motor macet dan kunci hilang.
“Iya benar. Modusnya lucu. Ngaku motornya macet kunci juga macet. Nah dari situlah sejumlah warga curiga dan melapor ke polisi,” kata Wakapolres Blitar Kota Kompol Yoyok Dwi Purnomo, Rabu (22/11).
Dia menjelaskan begitu ada informasi polisi segera menyelidiki. Polisi sebelumnya mendapat laporan motor hilang. Nah setelah dilakukan pengenalan wajah atau profiling, ada kesamaan postur. “Berdasar itulah tersangka kami tangkap dan pengembangan. Tersangka kami tangkap di Kanigoro ” katanya.
Dari hasil penelusuran, polisi pun menyita sejumlah barang bukti motor. Motor jenis Honda Scoopy warna gelap. “Untuk TKP pencurian di rumah di Jalan S Supriyadi dan Jalan Arumdalu, di halaman parkir penginapan,” katanya.
Sementara itu, tersangka mengakui perbuatannya. Nekat mencuri karena butuh kesenangan. Uang hasil pencurian habis untuk menyewa jasa pemandu lagu atau LC alias purel di tempat karaoke. “Lha enak soale,” katanya dengan enteng. (Ziz)



















