Blitar, SEJAHTERA.CO – Ini peringatan agar orangtua agar benar-benar mengawasi polah buah hati atau anaknya. Orang tua yang lalai dari pengawasan terhadap anaknya tak jarang berakhir dengan petaka.
Petaka terhadap anak ini terjadi di Kelurahan Tanggung, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar.
Siswi TK meninggal usai terseret arus deras selokan di depan rumahnya. Korban terseret arus deras selokan usai hujan deras mengguyur Kota Blitar dan sekitarnya.
Informasi yang dihimpun Koran Memo menyebutkan peristiwa pilu itu terjadi Sabtu (20/4) sekitar pukul 14.15. Bocah nahas itu bernama Sekar Gadung Melati (5) warga Jalan Cipunegara, Kelurahan Tanggung. Lokasi kejadian selokan yang terletak di depan rumah korban.
“Kejadian ketika saluran irigasi berarus lantaran baru saja hujan deras. Korban saat itu bermain dan akhirnya terpeleset,” kata Kepala Seksi Humas Polres Blitar Kota Iptu Samsul Anwar.
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, petaka berawal ketika korban sekitar pukul 13.00 bermain air hujan bersama kakaknya, Dyah Ayu Roro Kemuning. Awalnya aman-aman saja.
Diduga saat bermain itulah, korban terpeleset masuk ke selokan dan terseret arus. Kakak korban pun spontan berteriak minta tolong memberitahu kepada ayahnya. Ayah korban pun bergegas mencari setelah sebelumnya minta bantuan warga lain.
Akhirnya pencarian berakhir. Korban ditemukan tak bernyawa terseret arus deras. Lokasi penemuan dengan titik petaka sekitar 300 meter. Meski sempat dibawa ke puskesmas Kepanjenkidul, nyawa bocah malang itu tetap tak tertolong.
Reporter: Abdul Aziz Wahyudi
Editor: Gimo Hadiwibowo



















