Kediri, SEJAHTERA.CO – Pasca digelarnya Orkes Melayu (OM) Adella di GOR Jayabaya Kota Kediri pada Sabtu (29/6/2024) malam, polisi bersama TNI, dan Satpol PP melaksanakan patroli gabungan skala besar.
Patroli digelar dalam rangka kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) dengan sasaran kejahatan jalanan, penyakit masyarakat, warung maupun kafe yang kerapkali kedapatan digunakan pengunjungnya minum minuman keras, konvoi gangster dan pesilat, hingga titik lokasi rawan tindak kriminalitas.
“Juga titik-titik lokasi yang kerap digunakan sebagai tempat bergerombolnya gangster maupun geng motor yang kerap kali menimbulkan potensi gangguan kamtibmas,” kata Kapolsek Mojoroto, Kompol Mukhlason Minggu (30/6/2024).
Rute patroli skala besar ini dimulai dari Mako Polsek Mojoroto melintasi jalan Veteran, hingga lurus ke kawasan wisata Goa Selomangleng. Lalu melintasi jalan tembus Lingkungan Lebak Tumpang Kelurahan Pojok.
Setibanya di kawasan ini, pihaknya menghampiri sepasang sejoli (laki laki dan perempuan) yang tertangkap basah sedang berduaan di bilik warung yang kondisinya sudah tutup dalam keadaan gelap gulita tanpa penerangan lampu.
Sepasang sejoli itu tampak sangat terkejut saat bilik warung yang mereka gunakan berduaan tiba -tiba didatangi petugas gabungan. Dengan Bahasa terbata bata, mereka gelagapan ketika diinterogasi petugas.
Sejurus kemudian, Kapolsek Mojoroto melakukan interogasi, dan pembinaan di tempat. Kemudian mereka berdua diimbau oleh Kapolsek Mojoroto untuk pulang ke rumah masing-masing.
“Saya imbau untuk pulang ke rumah masing-masing, ini sudah pukul satu dini hari,” ucapnya.
Dia menjelaskan, dalam patroli skala besar tersebut menemukan adanya salah satu toko jamu yang menjual minuman keras berbagai merek di wilayah Kelurahan Lirboyo.
Menurutnya, sejumlah botol miras yang dijual di toko tersebut diamankan petugas untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
Tak hanya itu, pihaknya juga membubarkan dan mengimbau kepada para remaja yang kedapatan bergerombol di bahu jalan raya.
“Kami bubarkan sekumpulan pemuda yang nongkrong di pinggir jalan untuk antisipasi tawuran. Juga mencegah mereka menjadi korban ulah oknum tak bertanggung jawab dari kelompok gangster, geng motor maupun oknum pesilat tertentu yang kerap kali bikin keresahan di tengah masyarakat,” pungkas Kapolsek Mojoroto.
Reporter: Rizky Rusdiyanto
Editor: Gimo Hadi Wibowo



















