Jombang, SEJAHTERA.CO – TF (19), pemuda asal Desa Gebang Bunder, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang, menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok orang yang tak dikenal, Minggu (24/9) malam.
Itu terjadi saat TF pulang dari melihat konser musik dangdut di alun-alun Jombang. Akibat peristiwa itu, korban mengalami luka pada bagian kepala, dan telah melaporkan apa yang ia alami ke polisi.
Kapolsek Megaluh, AKP Wawan Purwoko menjelaskan, peristiwa pemukulan sekelompok pemuda itu terjadi pada pukul 24.00 WIB di Alun-alun Jombang.
“Tadi malam kan ada buyaran (konser musik dangdut) dari alun-alun Jombang, ke Tembelang terus dia (korban) berhenti di perempatan Sudimoro (tugu),” ujarnya Senin (25/9) siang.
Setelah berhenti di perempatan Sudimoro, lanjut Wawan, korban dan dua rekannya membeli minuman di warung setempat.
“Di perempatan itu cangkruk (nongkrong) sama temannya anak Sudimoro sama anak Megaluh. Kan karena ada tamu dari Plandaan (korban) sama temannya dibelikan minum kopi ke warung,” ujarnya.
Setelah meminum kopi dan teh di warung, tiba-tiba ada sekelompok pemuda tidak dikenal mendatangi korban lalu melakukan pemukulan hingga korban babak belur.
“Terus ada gerombolan anak geruduk-geruduk, langsung menghantam korban, sampai teman-temannya pada lari. Dan korbannya anak Plandaan tadi,” tuturnya.
Menurut Kapolsek Megaluh, perkara pemukulan diambil alih oleh Satreskrim Polres Jombang. Saat ini, polisi masih melakukan proses penyelidikan guna menangkap para pelaku.
“Ini perkaranya diserahkan ke Polres Jombang. Pelakunya belum (tertangkap), ini masih lidik (penyelidikan). Pelakunya masih di cari,” pungkasnya.(st2)
Editor: Dhita Septiadarma
Nb korban : Terrykho Fahreza Filarean (19)



















