Pencarian Balita Terseret Arus di Blitar, Tim Terkendala Hujan

Blitar, SEJAHTERA.CO – Tim pencari terus kerja keras menemukan NR (2,5) balita asal Desa Jugo, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar yang amblas terseret arus Sungai Mbambang. Pencarian pun diperluas hingga hampir  4 kilometer dari titik kejadian.

 

“Sampai hari kedua pencarian belum ada tanda-tanda ditemukan.  Kami akan terus berusaha mencari, dan akan dicari besok lagi (Sabtu, 2/3),” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana  Daerah BPBD, Kabupaten Blitar, Ivong Bettryanto, Jumat (01/2).

Read More

Dia mengatakan pada hari kedua pencarian masih difokuskan  pada sekitar lokasi yang diduga tenggelam. Pencarian ada yang menggunakan perahu ada pula menyusuri pinggir kali.

Tak hanya itu tim juga koordinasi dengan penjaga pintu air di Bendungan Lodoyo. Pasalnya diketahui Sungai Mbambang juga mengarah ke Brantas. Pencarian  sempat terkendala cuaca. Pasalnya wilayah timur Blitar sempat diguyur hujan deras. “Cuaca hujan dan arus deras. Kami harus hati-hati,” katanya.

 

Dia menjelaskan lagi, tim gabungan terus koordinasi.  Tim terdiri dari BPBD, Basarnas, kepolisian, TNI, relawan hingga warga. Sejumlah kepolisian yang wilayahnya dilewati sungai juga tengah dikoordinasikan. Jika ada tanda-tanda menemukan segera melapor. “Mudah-mudahan ada titik terang. Tim akan terus turun lapangan,” katanya.

Seperti diketahui,  warga Desa Jugo, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar geger. Pasalnya seorang anak atau bawah lima tahun (balita) diduga amblas terseret arus deras Sungai Mbambang.

Informasi yang berhasil dihimpun koran ini menyebutkan kejadian pada Rabu (28/2) sekitar pukul 14.30. Lokasi kejadian masuk Dusun Jugo RT 4 RW 02. Korban diketahui bernama NR (2,5) warga Dusun Jajagan, Desa Jugo, Kecamatan Binangun.

Kronologi kejadian berawal sekitar pukul 12.30, korban bermain bersama kakak kandungnya DIN (4,5). Yusroni tetangga korban sempat melihat kedua anak   berjalan kebarat menuju ke sungai kali Mbambang. Tak lama kemudian orang tua korban kalang kabut karena tak menemukan kedua anak saudara itu.

Selanjutnya bersama  dengan warga masyarakat  melakukan pencarian ke hutan arah sungai kali Mbambang Dusun Jajagan. Nah  di tengah jalan bertemu dengan anak DIN menjelaskan  kalau adik sempat  renang di sungai kali Mbambang dan hilang.(ziz)

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *