Pilkada Kota Blitar, Diserahkan dari Sekjen, Gerindra Rekom Bambang-Bayu 

Pilkada Kota Blitar, Diserahkan dari Sekjen, Gerindra Rekom Bambang-Bayu 
ambang-Bayu ketika menerima rekom dari Sekjen Ahmad Muzani. (Istimewa) 

Blitar, SEJAHTERA.CO – Pasangan bakal calon wali kota dan wakil wali Kota Blitar Bambang Rianto-Bayu Setyo Kuncoro akhirnya resmi mendapatkan dua rekomendasi. Selain PDI Perjuangan, Bambang-Bayu mendapatkan 1 rekomendasi lagi dari Gerindra.

Baca Juga : Hutang Rp 100 M untuk PJU Ditolak, Masyarakat Demo di DPRD Kabupaten Ponorogo

Kepastian itu diungkapkan Sekretaris DPC Gerindra Kota Blitar, Tan Ngi Hing. Dia mengakui partainya sudah menjatuhkan pilihan politiknya ke Bambang-Bayu setelah melalui berbagai proses.

Read More

“Intiya rekom untuk Bambang-Bayu. Nantinya digunakan untuk mendaftar ke KPU,” kata Tan Ngi Hing, Senin (12/8).

Dia mengatakan rekom diserahkan Sekjen DPP Gerindra, Ahmad Muzani di Jakarta pada Minggu (11/8). Dengan diserahkannya rekom itu, mesin partainya bakal dipanasi. Pengurus hingga kader diminta untuk tancap gas sosialisasi ke masyarakat.

Baca Juga :Komisi A DPRD Tulungagung Menilai PPDB Tak Sesuai Aturan, Kacabdindik Bungkam Ditanya Awak Media

“Sesuai petunjuk pusat, mulai tingkat cabang hingga ranting turun untuk memenangkan Bambang-Bayu,” katanya.

Ketua DPC PDI P Kota Blitar dr Syahrul Alim mengakui jika bacawali-bacawawalinya mendapatkan rekom dari Gerindra. Dengan bertambahnya rekom, semakin memudahkan langkah untuk memenangkan.

“Ini sesuai dengan prediksi, Gerindra akan bergabung dengan PDI P,” katanya.

Selain Gerindra, lanjutnya, PPP bakal menyusul Gerindra memberikan rekom. Hanya saja, kapan kepastiannya masih menunggu kabar lebih lanjut.

Baca Juga :Dampak Kekeringan Ekstrem, Lima Kecamatan Kabupaten Trenggalek Dipasok Puluhan Tangki Air Bersih

Dengan bergabungnya Gerindra, berarti dukungan kursi ke Bambang-Bayu total 10. PDI P sebelumnya 8 kursi dan Gerindra 2 kursi.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *