Pinjam Rp 100 Miliar, Dishub Ponorogo Pasang 3.000 Unit PJU Baru

Pinjam Rp 100 Miliar, Dishub Ponorogo Pasang 3.000 Unit PJU Baru
Kepala Dishub Kabupaten Ponorogo, Wahyudi. (sejahtera.co)

Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Ponorogo berencana akan meminjam Rp 100 miliar dalam  rangka pengadaan 3.000 unit penerangan jalan umum (PJU) di Bumi Reyog.

Kepala Dishub, Kabupaten Ponorogo Wahyudi, mengatakan jika rencana tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil diskusi publik terkait pengadaan PJU di Ponorogo beberapa waktu lalu.

Baca Juga : Terima Duplikat Bendera Pusaka, Bupati Trenggalek: Terakhir Dibagikan Tahun 1969

Read More

“Jadi ini lanjutan dari diskusi publik kemarin di Bappeda, dan saat ini sudah dalam tahap menjawab usulan dari pihak ketiga,” ungkap Wahyudi.

Wahyudi mengatakan anggaran Rp 100 miliar tersebut rencananya akan dipinjami oleh pihak ketiga. Disebutkan jika masa peminjaman selama 10 tahun, dengan rincian 1 tahun masa pengerjaan PJU dan sisanya pelunasan.

“Kita masih menunggu terkait hasil dari uji kelayakan mana saja titik-titik yang disetujui,” lanjut Wahyudi.

Baca Juga : Trenggalek – Tulungagung Berebut Pulau, Mendagri Tidak Yakin, Ini Kata Bupati Trenggalek

Sesuai usulannya, ada tiga titik yang menjadi prioritas untuk pemasangan PJU. Diantaranya yakni jalur lingkar Telaga Ngebel, Waduk Bendo serta kawasan Monumen Reog dan Museum Peradaban (MRMP).

“Memang titik titiknya diprioritaskan untuk daerah atau kawasan menuju wisata,” imbuhnya

Ia menambahkan jika nantinya PJU yang akan dipasang itu seluruhnya akan menggunakan smart lamp atau lampu dengan panel surya. Kendati demikian, ia menyebut jika tambahan sebanyak 3.000 unit tersebut belum mencukupi jumlah minimal Kabupaten Ponorogo.

Baca Juga : Keterlaluan…!, Alat Pemantauan Gunung Semeru Dicuri, Tidak Berbahaya? Ini Penjelasan Kepala PVMBG

“Dari data saat ini ada 3.514 unit PJU milik Pemkab Ponorogo yang tersebar di seluruh ruas jalan Kabupaten. Sehingga dengan tambahan 3.000 unit maka total PJU yang bakal beroperasi 6.514 unit. Tapi itu masih kurang karena kebutuhan minimal untuk Ponorogo 11.000 ribu,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *