Madiun, SEJAHTERA.CO – Operasi Zebra Semeru 2024 secara resmi digelar Polda Jatim dan jajarannya selama 13 hari yakni mulai tanggal 14 – 27 Oktober 2024.
Baca Juga :Genjot Pembayaran Pajak, Pemkab Ponorogo Hapus Denda Tunggakan Pajak Daerah
Adanya giat tersebut, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Madiun Kota pun gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Seperti halnya pada Jumat (18/10/2024) telah diadakan sosialisasi di Jl. H. Agus Salim No.140. Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun.
Kegiatan sosialisasi ini berlangsung meriah dengan melibatkan empat personil Satlantas Polres Madiun Kota. Mengenai sasarannya yakni generasi muda, khususnya siswa-siswi SDN 01 Nambangan Lor.
Baca Juga :Dua Pria di Tulungagung Diringkus Polisi, Diduga Terlibat Pencurian Kayu Jati
Sosialisasi yang dilakukan meliputi edukasi tentang pentingnya keselamatan berkendara (safety riding), pengenalan rambu-rambu lalu lintas, dan sosialisasi Operasi Zebra Semeru 2024.
Para siswa tampak antusias mendengarkan penjelasan dari petugas Satlantas, yang disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami.
Pada Operasi Zebra Semeru ini digelar untuk mengajak masyarakat tertib berlalu lintas demi terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah Jawa Timur.
Baca Juga :Terlibat Tipikor Dana Fiktif PNPM Mandiri Tulungagung, Empat Perempuan Diringkus Polisi
Kanit Kamseltibcar Lantas Ipda Widada mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran akan pentingnya keselamatan berlalu lintas sejak dini.
“Kami ingin anak-anak memahami peraturan lalu lintas dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Ia menambahkan, selain sosialisasi, kegiatan ini juga diisi dengan berbagai permainan edukatif yang berkaitan dengan lalu lintas.
Baca Juga :Tambak Udang Seluas 9,5 Hektare di Trenggalek Disegel Satpol PP, ini Alasannya
Menurutnya, hal ini diharapkan dapat membuat siswa lebih memahami materi yang disampaikan dan menumbuhkan rasa senang dalam belajar tentang keselamatan berlalu lintas.
Ipda Widada juga mengungkapkan melalui gerakan edukasi di kalangan pelajar ini diharapkan dapat membangun kesadaran dan kepatuhan peraturan lalu lintas. Para pelajar harus dapat menjadi pelopor keselamatan berkendara.
Baca Juga :Korlantas Polri Gelar Monev Sosialisasi Modul Blackspot dan Trouble Spot
“Melalui kegiatan seperti ini, semoga bisa semakin mendekatkan Polri dengan Masyarakat serta dapat membangun kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjadi pelopor keselamatan berkendara,” pungkasnya.



















