Polres Ponorogo Amankan 238 Kendaraan, Kapolres: 70 Persen Pelaku Balap Liar Pelajar

Polres Ponorogo Amankan 238 Kendaraan, Kapolres: 70 Persen Pelaku Balap Liar Pelajar

Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Ratusan kendaraan roda dua (R2) hasil operasi balap liar berhasil diamankan Satlantas Polres Ponorogo, dari hasil operasi selama dua bulan terakhir di sejumlah ruas jalan di wilayah Bumi Reyog.

Tak hanya mengamankan kendaraan yang akan digunakan untuk balap liar, Satlantas juga melakukan pemusnahan puluhan knalpot brong yang berhasil disita.

Kapolres Ponorogo AKBP Wimboko mengatakan total ada 238 kendaraan yang berhasil diamankan dalam operasi balap liar, sedangkan untuk knalpot brong yang dimusnahkan dengan cara dipotong berjumlah puluhan.

Read More

“Kendaraan ini hasil operasi setiap malam Minggu oleh jajaran Satlantas, dimana ratusan kendaraan ini digunakan untuk balap liar,” ungkap Wimboko, kepada wartawan saat pres rilis di Mapolres.

Kapolres mengakui, bahwa mayoritas mereka yang kendaraannya diamankan dari kalangan pelajar. Tidak hanya dari Ponorogo saja, para pelajar tersebut juga berasal dari luar daerah, seperti Magetan, Madiun, Trenggalek hingga Wonogiri yang berbatasan langsung dengan Ponorogo.

“Kendaraan ini 70 persen dari para pelajar, tentu ini akan jadi atensi khusus kita agar tidak ada lagi balap liar,” tegasnya.

Secara tegas, Mantan Kapolres Bondowoso tersebut menyebut jika mengambil kendaraannya maka diwajibkan untuk membawa surat rekomendasi dari kepala desa, Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa. Jika masih pelajar diharuskan ada surat rekomendasi dari kepala sekolah serta wajib mengambil bersama orang tuanya.

“Kendaraan juga wajib dikembalikan sesuai dengan spektek atau standar, jika syarat itu tidak dipenuhi maka tidak bisa diambil,” imbuhnya.

Tak hanya itu, jika kendaraan tersebut kembali tertangkap maka akan dilakukan penahanan selama 2 bulan. Hal tersebut berlaku kelipatan setiap kali kendaraan tersebut tertangkap.

“Tertangkap sekali satu bulan, tertangkap kedua dua bulan, tertangkap ketiga tiga bulan begitu seterusnya,” pungkas Kapolres.

Atas banyaknya aksi balap liar tersebut Kapolres menghimbau kepada warga masyarakat untuk selalu mengawasi anak-anaknya terutama yang masih duduk di bangku sekolah dasar maupun menengah agar tidak menggunakan motor terlebih dahulu.

Reporter : Sony Dwi Prastyo

Editor

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *