Kediri, SEJAHTERA.CO – Warga Desa Blimbing, Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri digegerkan penemuan seorang laki-laki tidak bernyawa di penampungan air, Minggu (12/5/2024) malam.
Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), korban yang ditemukan tidak bernyawa diketahui bernama Prasetyono Yudho Saputro (42).
Polisi memastikan bahwa meninggalnya warga Jalan KH Abdul Karim Kelurahan Lirboyo Kecamatan Mojoroto Kota Kediri itu dikarenakan tenggelam.
Kapolsek Mojo AKP Andreas Andang Wastiyono mengatakan, peristiwa bermula korban mendatangi rumah Hermanto sekitar pukul 09.00 WIB dan menitipkan sepeda motornya. Kemudian, Prasetyono pergi untuk menyirami kebun duriannya yang ada di desa setempat.
Namun demikian, korban tidak kunjung kembali hingga menjelang adzan maghrib. Hermanto kemudian berinisiatif untuk mencari korban di kebun.
“Setelah dicari, saksi hanya menemukan sandal beserta tas yang berisi dompet, ponsel dan peralatan milik korban ada di sekitar kolam penampungan air berukuran 6×6 meter dengan kedalaman sekitar 6 meter,” jelasnya, Senin (13/5/2024).
Dia menyampaikan, pada saat itu Hermanto merasa curiga karena paralon yang ada di kolam tersebut terputus. Menurut Kapolsek Mojo, saksi bergegas memanggil Mofid untuk menguras kolam tersebut. Setelah kolam terkuras hingga air surut, tiba-tiba saksi menemukan dan melihat tubuh Prasetyono dalam keadaan tengkurap.
“Saksi melaporkan langsung kejadian itu ke Polsek Mojo untuk penanganan lebih lanjut,” ujarnya.
Anggota Polsek Mojo menerima laporan tersebut bergegas mendatangi lokasi kejadian bersama Unit Identifikasi Satreskrim Polres Kediri Kota. Korban kemudian dievakuasi dan dibawa menuju ke RS Bhayangkara Kediri. Hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan ataupun unsur pidana.
“Penyebabnya korban meninggal ini murni karena tenggelam di penampungan air,” ungkap AKP Andreas Andang. (diy)
Reporter: Rizky Rusdiyanto
Editor: Gimo Hadi Wibowo



















