Santri Tenggelam Mandi Sungai Brantas Kediri Dalam Pencairan

Santri Tenggelam Mandi Sungai Brantas Kediri Dalam Pencairan

Kediri, SEJAHTERA.CO –Proses pencarian terhadap santri hanyut ketika sedang mandi bersama kedua temannya di Sungai Brantas, Dusun Bangsongan, Desa Sukoanyar, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri masih terus dilakukan.

Pencarian tersebut melibatkan petugas gabungan dari Basarnas Trenggalek, BPBD Kabupaten Kediri, relawan, dan Polisi, Rabu (18/10/2023). Informasi didapatkan, santri yang hanyut di Sungai Brantas itu bernama Asyfau Bayu Asji (29) asal Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Kediri, Johan Marasponda menyampaikan, ketiganya hanyut ketika sedang mandi di sungai, tetapi ada dua orang yang dapat diselamatkan. Kedua santri tersebut berusaha menolong Bayu, namun tidak bisa menjangkau korban.

Read More

“BPBD Kabupaten Kediri bersama relawan melakukan pencarian dan penyisiran di sepanjang bantaran Sungai Brantas sekitar lokasi kejadian,” katanya.

Menurut Johan, pencarian dilakukan sejak Selasa (17/10/2023) sore hingga saat ini melakukan proses pencarian dengan penyisiran ke titik tambangan. Tak hanya itu, dirinya juga masih menunggu datangnya bantuan dari Badan SAR Nasional (Basarnas) Trenggalek untuk bersama-sama mencari keberadaan korban dan rencananya tiba pada sore ini.

“Barangkali kalau Basarnas sudah datang, baru masuk untuk pencarian korban menggunakan perahu,” bebernya.

Sementara Kapolsek Mojo Iptu Andreas Andang Wastiyono menyebut, pencarian terhadap Bayu di Sungai Brantas melibatkan personel gabungan dari kepolisian, Basarnas Trenggalek, BPBD Kabupaten Kediri, maupun relawan.

Sedangkan, pencarian tersebut dilakukan setelah laporan santri tenggelam pada Selasa (17/10/2023). Namun, hingga saat ini keberadaan Bayu masih belum ditemukan.

“Proses pencarian hari ini di istirahat dulu karena sudah menjelang malam dan dilanjutkan besok pagi,” jelasnya

Lebih lanjut dia menambahkan, peristiwa itu berawal korban bersama kedua temannya yakni Irvan dan Rama sedang mandi di Sungai Brantas pada sore hari.

Beberapa saat kemudian, tiba-tiba Bayu dan Irvan terseret arus sungai. Melihat hal itu, Rama  bergegas untuk memberikan pertolongan kepada Bayu dan Irvan.

“Yang dapat diselamatkan adalah Irvan. Sementara Bayu terseret arus sungai dan tenggelam,” ucapnya.

Kejadian tersebut dilaporkan langsung ke Polsek Mojo. Selanjutnya, Kapolsek Mojo bersama dengan anggota menuju ke lokasi kejadian dan melakukan pencarian terhadap korban.

“Berdasarkan olah TKP, korban terseret arus diketahui bernama Bayu (29) asal Kabupaten Temanggung Jawa Tengah,” ungkap Kapolsek Mojo. (diy)

Editor: Dhita Septiadarma

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *