Jombang, SEJAHTERA.CO – Aksi maling di lingkungan sekolah wilayah Kabupaten Jombang kembali terjadi. Kali ini menimpa di SMPN 3 Mojoagung, Jombang pada Senin (25/12/2023) dini. Aksinya maling sekitar 00.45 itu terekam CCTV.
Pelaku menggondol uang koperasi sekolah senilai Rp 125 juta yang disimpan di brankas. Pada rekaman CCTV terlihat seorang pria berpenutup wajah masuk ke ruang TU melalui pintu.
Setelah itu menuju tempat penyimpanan brankas. Sekitar enam menit pelaku keluar mebawa brankas dengan cara diseret.
Sementara pada rekaman CCTV di luar ruangan TU tampak seorang pelaku lain sedang menunggu. Setelah itu brankas dibawa keluar berdua ke halaman sekolah.
Kepala SMPN 3 Mojoagung, Zaenul Arifin, mengatakan jika pintu ruang brankas tidak dibobol karena tidak ada yang rusak.
“Sepertinya canggih malaing ini. Gak tau pakai alat apa dan pelaku langsung menuju brankas begitu,” terang, Rabu (27/12/2023).
Dijelaskan Zaenul, ada penjaga sekolah saat pencurian terjadi. Namun penjaga itu tertidur saat kawanan maling mendatangi sekolah.
” Penjaga sekolah itu ada di bagian utara smantara kejadiannya di sebelah selatan,” ucapnya.
Aksi pencurian itu diketahui Staf TU, Umi pada sekitar pukul 07.00 WIB. Ia saat itu akan mengerjakan tugas laporan.
“Taunya itu pintu sudah terbuka. Brankas sudah berada di halaman depan kelas,” ujar Zaenul.
Zaenul mengungkapkan, pelaku berhasil menggondol uang Rp 125 juta yang ada di dalam brankas. Uang tersebut merupakan milik koperasi sekolah.
Uang itu awalnya akan disetorkan ke bank untuk dibuatkan buku rekening pada Jumat (22/12/2023). Namun, saat itu bank yang dituju sedang mengalami gangguan. Oleh sebab itu, uang koperasi itu kembali dibawa ke sekolah dan disimpan di dalam brankas.
Kejadian itu kemudian dilaporkan ke Polsek Mojoagung. Saat ini, pihak kepolisian sedang menyelidiki kasus tersebut.
“Kemarin laporannya sudah dibuat ke Polsek Mojoagung. Kemarin Opsnal Resmob sudah saya suruh bantu di TKP. Saya minta backup Resmob untuk lidik,” tutup Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Sukaca. (st2/ag)
Reporter : Taufiqur Rachman / Agung Pamungkas



















