Tewas Gantung Diri di Kediri, Diduga Depresi Terlilit Hutang

Kediri, SEJAHTERA.CO – Diduga punya hutang dan depresi lantaran satu tahun bercerai dengan istri, Edi Nuryaweni (36) warga Dusun Sumberkepuh, Desa Butuh Kras, Kamis (14/12) malam tewas gantung diri di kamar lantai atas rumahnya. Pertama kali yang mengetahui korban gantung diri adalah adiknya.

 

Tidak ditemukan adanya unsur kekerasan pada tubuhnya dan murni gantung diri. Peristiwa ini dilaporkan ke Polsek Kras sekaligus yang menangani kasusnya.

Read More

Kapolsek Kras AKP I Wayan Sugita melalui Aipda Ihsan Kanit Reskrim Polsek Kras menjelaskan, peristiwa gantung diri di Desa Butuh ini sudah ditangani sesuai prosedur dan mekanisme yang ada.

“Murni gantung diri dan tidak ditemukan adanya unsur kekerasan pada tubuhnya. Hal ini dibuktikan dengan adanya lidah tergigit, kemaluan keluarkan sperma dan dubur keluarkan kotoran,” jelasnya.

 

Peristiwa bermula dari adik korban yang merasa curiga karena kakaknya tidak terlihat di keluar kamar di lantai atas. Siang harinya korban ini pamit ke adiknya akan tidur di kamar lantai atas.

Karena curiga itulah, adik korban berusaha naik ke kamar atas dan membuka kamar hingga mengetahui kondisi kakaknya gantung diri dengan menggunakan tali tampar sepanjang 3 meter.

Mengetahui hal ini, adik korban segera berteriak minta tolong. Teriakan ini didengar tetangga hingga tetangga berlarian ke arah sumber suara. Mereka mendapati Edi tak bernyawa dalam kondisi menggantung.

 

Warga melapor ke perangkat desa dan diteruskan ke Polsek Kras. Petugas yang datang memeriksa dan mengevakuasi korban. Hasil pemeriksaan menyebutkan korban murni gantung diri dan tidak ditemukan ada kekerasan pada tubuhnya.

” Karena kematiannya sudah jelas dan tidak kami temukan adanya unsur kekerasan pada tubuhnya. Jasad korban kami serahkan ke keluarga untuk dimakamkan,” imbuhnya. (bak)

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *