Jombang, SEJAHTERA.CO – Seorang pria, Nurhadji (65), meninggal dunia mendadak sesaat setelah turun dari Kereta Api (KA) Jayakarta Premium, di Stasiun Jombang.
Diduga, sakit hipertensi yang diidap warga Kelurahan Cilandak Barat, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan, kambuh, Selasa (23/01/2024).
Kapolsek Jombang AKP Soesilo menyebutkan bahwa dari laporan yang diterima diketahui bahwa kejadian sekitar pukul 05.15 WIB. Bermula saat petugas piket pengamanan kereta api melihat Nurhadji berjalan sempoyongan seusai turun dari kereta api relasi Jakarta Pasar Senen – Surabaya Gubeng tersebut.
Tak lama kemudian, Nurhadji terlihat terjatuh di penyeberangan jalur 2 Stasiun Jombang. Selanjutnya oleh saksi-saksi, Nurhadji dibawa ke menuju Ambulance PSC milik Dinas Kesehatan.
“Di dalam ambulans, korban mendapatkan penanganan pertama dari petugas medis. Setelah proses pemeriksaan, korban dinyatakan meninggal dunia,” ungkap Soesilo.
Selanjutnya, korban dipindah ke kamar jenazah RSUD Jombang. Dari pemeriksaan, Korban diketahui memiliki riwayat hipertensi dan Low Back Pain. Petugas medis juga menerangkan bahwa tidak ditemukan luka maupun racun pada korban.
“Dari olah TKP diketahui Nurhadji membawa barang meliputi sebuah koper biru, tas ransel coklat, tas pinggang hitam, 2 handphone merk Samsung, kotak obat-obatan pribadi, dompet kulit hitam, dan uang tunai sebesar Rp. 1.021.000,” pungkas Soesilo. (st2)
Reporter : Taufiqur Rachman



















