Warga dan Komunitas Bentrok, Tiga Orang Madiun Terluka dan Patah Kaki

Madiun, SEJAHTERA.CO – Bentrokan antara komunitas dengan warga di Jalan Yus Sudarso Kota Madiun, mengakibatkan tiga orang mengalami luka dan warung rusak parah.

 

Setelah kejadian, tiga warga mengalami luka diduga akibat benda tajam dan ada yang mengalami patah kaki. Mereka masih dirawat di RSUD Sogaten.

Read More

Kasat Reskrim AKP Sujarno melalui Kasi Humas Polres Madiun Kota IPDA Ubaydillah, mengatakan, kasusnya sudah kami ditangani.

“Saat ini sepuluh saksi sedang dalam proses pemeriksaan atas insiden tersebut,” ujarnya pada Senin (20/5/2024).

 

Sementara itu Devina Paradiva, Owner Sugar Daddy mengatakan, awalnya dari komunitas melakukan reservasi untuk 80 orang.

“Sekitar pukul sebelas mereka datang dengan jumlah yang sesuai reservasi. Namun setengah jam kemudian komunitas datang lagi dengan jumlah hingga ratusan orang,” ujarnya Senin (20/5/2024).

Kedatangan mereka, kata dia, awalnya biasa saja, tidak menandakan akan berbuat anarkis. Mereka juga berperilaku sopan sewaktu di kafe.

 

Terkait perizinan, Devina menjelaskan, sudah mengantongi golongan A. Pihaknya juga tidak menjual minuman keras.

“Saya tidak tahu kalaupun mereka minum dari luar ataupun membawa sendiri. Jelasnya, peraturan disini dilarang membawa makanan maupun minuman dari luar,” jelasnya.

Seusai acara, lanjut Devina, mereka pun juga keluar dengan sopan. Bahkan hingga keluar dari cafe saling menyapa.

“Kami juga tidak tahu setelah dari acara disini ada sebuah insiden hingga mengakibatkan tiga orang luka dan warung yang telah rusak,” tandasnya.

 

Devina Paradiva, mengatakan, juga memberikan santunan kepada Budi Santoso, pemilik warung.

Bantuan uang Rp 2 juta itu memperbaiki warung yang terdampak bentrokan tersebut.

Sementara itu, Budi Santoso, pemilik warung, bersyukur dengan bantuan yang diberikan. “Santunan akan kami buat perbaikan warung,” pungkasnya

Reporter:Rio Hermawan.S/Andik Sukaca

Editor: Gimo Hadi Wibowo

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *