Angka Kejahatan Menurun Signifikan Selama Tahun 2024, ini Kata Kapolres Kediri

Angka Kejahatan Menurun Signifikan Selama Tahun 2024, ini Kata Kapolres Kediri
Kapolres Kediri AKBP Bimo Ariyanto (kiri) saat membeberkan dalam rilis akhir tahun 2024. (rizky/sejahtera.co)

Kediri, SEJAHTERA.CO – Angka kriminalitas atau kejahatan di wilayah Kabupaten Kediri mengalami penurunan secara signifikan sepanjang tahun 2024. Berdasarkan data dari Satreskrim Polres Kediri, total ada sebanyak 346 kasus selama tahun 2024.

Baca Juga :Tanam 3.000 Pohon di Kawasan Hutan Desa Pinggir, Puluhan Komunitas, Lembaga, dan Masyarakat Lakukan Penghijauan

Adapun jumlah laporan perkara terbanyak adalah pencurian kendaraan bermotor (curanmor) sebanyak 67 kasus. Disusul penipuan atau penggelapan (tilap) sebanyak 53 laporan.

Read More

Sementara kasus pembunuhan tahun ini sebanyak 3 kasus, salah satunya pembunuhan sekeluarga guru di Desa Pandantoyo Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri.

Kapolres Kediri AKBP Bimo Ariyanto mengatakan, jumlah kejahatan selama tahun 2024 sebanyak 346 kasus yang terjadi di wilayah hukum Polres Kediri.

Baca Juga :Ratusan Barang Tertinggal Dikembalikan ke Penumpang KA, Ini Penjelasan Humas PT KAI Daop 7 Madiun

Dari perkara selama tahun 2024 ini, salah satunya yang menonjol adalah pembunuhan sekeluarga di Desa Pandantoyo Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri beberapa waktu lalu.

“Alhamdulillah jumlah kejahatan tahun ini (346 kasus) mengalami penurunan dari pada tahun 2023 lalu sebanyak 465 kasus,” katanya saat rilis akhir tahun di Mapolres Kediri, Selasa (31/12/2024).

AKBP Bimo Ariyanto menuturkan, secara presentase total angka kejahatan mengalami penurunan sebesar 25,59 persen atau sebanyak 119 kasus dari pada tahun 2023 lalu sebanyak 465 kasus menjadi 346 kasus pada tahun 2024.

Baca Juga :Ratusan Sapi Mulai Terjangkit PMK , Disnakkan Kabupaten Blitar: Peternak Diharap Waspada

Tak hanya itu, jumlah penyelesaian kasus juga mengalami peningkatan di tahun ini sebesar 91,6 persen dari 346 kasus yang dilaporkan atau naik sebesar 0,2 persen.

Sedangkan tahun 2023 kemarin berhasil menyelesaikan 91,4 persen dari 465 kasus yang dilaporkan.

Hal itu merupakan berkat kerja keras dari Polres Kediri dan polsek jajaran serta masyarakat yang turut membantu dalam menjaga situasi kamtibmas.

“Tahun 2024 ini kita berhasil menggelar pesta demokrasi mulai Pilpres, Pileg, maupun Pilkada. Alhamdulillah semuanya berjalan aman, lancar, kondusif, dan tidak ada kejadian menonjol,” beber Kapolres Kediri.

Baca Juga :Ratusan Sapi Mulai Terjangkit PMK , Disnakkan Kabupaten Blitar: Peternak Diharap Waspada

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Fauzi Pratama menambahkan, faktor penurunan kasus selama tahun 2024 dikarenakan peran dari petugas kepolisian berhasil melakukan upaya pencegahan kejahatan dan peningkatan kegiatan preventif di wilayah hukum Polres Kediri.

“Juga faktor pendukung lainnya adalah kondisi sosial dan ekonomi kebutuhan masyarakat Kediri yang sudah baik pasca pandemi Covid-19,” jelasnya.

Menurut AKP Fauzi, tahun 2023 kemarin kemungkinan ada dampak-dampak secara ekonomi pasca-covid-19 sehingga tahun 2024 ada pemulihan sehingga masyarakat bisa lebih stabil. Dimana mereka yang awalnya memiliki niat kejahatan karena dorongan faktor ekonomi, kini sudah minim.

Baca Juga :DLH Kabupaten Kediri Pasang Barikade Pagar Pengaman Taman Simpadan Jelang Pesta Kembang Api

Pihaknya juga meminta kepada masyarakat bilamana menjadi korban kejahatan, maka bisa melaporkan kejadian ke Polres Kediri ataupun polsek jajaran terdekat.

“Alhamdulillah penurunan total kejahatan tahun 2024 cukup siginifikan. Ini suara keberhasilan kami dalam mengungkap kasus dan upaya pencegahan kejahatan,” ungkap Kasat Reskrim Polres Kediri.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *