Blitar,Memo –Kasus dugaan pembunuhan kembali terjadi. Jika sebelumnya di Desa Kedawung, Kecamatan Nglegok, kali ini giliran di Garum. Seorang istri tewas diduga dibunuh suaminya sendiri.
Informasi yang dihimpun koran ini menyebutkan, identitas korban diketahui bernama Sri Juanah (71), warga Dusun Talok, Desa Pojok, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar.
Nenek yang sehari-hari sebagai pedagang kelontong itu tewas dengan luka benda tumpul di kepala bagian belakang.
“Iya memang benar. Diduga kasus pembunuhan, saat ini kasus ditangani Polres Blitar. Lokasi kejadian memang di wilayah kerja kami di Garum,” kata Kapolsek Garum, Iptu Punjung Setyo, Senin (6/11).
Dia mengatakan terungkapnya kasus dugaan pembunuhan itu berawal ketika ada salah satu warga yang curiga dengan sesosok perempuan tengkurap di sungai tak jauh dari rumah korban.
Ketika didatangi ternyata mayat perempuan. Akhirnya saksi melaporkannya ke perangkat RT dan diteruskan ke polisi.
“Ditemukan sekitar pukul 08.30. Begitu ditemukan langsung melapor dan kami koordinasi dengan Polres Blitar. Karena ada dugaan pembunuhan,” katanya.
Polisi pun langsung gerak cepat. Lokasi kejadian digaris polisi. Indikasi dibunuh menguat setelah ada luka menganga bekas hantaman benda tumpul di kepala bagian belakang.
Selain itu di pinggir sungai, tempat ditemukan jenazah ada ceceran dan bekas seret. Akhirnya polisi pun mendatangi rumah korban. Jarak antara penemuan mayat dengan rumah korban sekitar 30 meter atau samping rumah. “Memang ada bekas darah,” katanya.
Polisi melanjutkan dengan identifikasi. Usai jenazah dievakuasi ke RSUD Ngudi Waluyo, Wlingi, polisi mendatangi rumah korban. Ketika didatangi, rumah yang pintunya ada dua di samping selatan dan barat itu dalam kondisi tertutup.
Polisi mendapati ceceran darah di rumah. Selain itu juga ditemukan gerobak dorong atau Artco di belakang rumah. Gerobak ini diduga tempat mengangkut jenazah. Indikasinya ada bekas darah. “Artco dan pakaian lainnya langsung disita untuk dijadikan barang bukti,” katanya.
Hingga berita ini diturunkan, polisi masih melakukan penyelidikan kasus. Sejumlah saksi masih dimintai keterangan. Jenazah usai divisum dimakamkan di pemakaman setempat. (ziz)



















