Blitar, SEJAHTERA.CO – Kasus pembunuhan yang menggegerkan warga Desa Boro, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar itu tak pernah disangka sebelumnya. Warga tak menyangka karena keduanya selama ini juga dikenal sebagai teman.
“Ya sudah lama kenal dan satu desa,” kata Kasat Reskrim Polres Blitar AKP Febby Pahlevi Rizal.
Berdasarkan penelusuran, ternyata konflik antara tersangka dan korban sudah lama. Pemicunya memang karena asmara. Korban menyelingkuhi istri tersangka. Bibit asmara itu terkuak pada Agustus 2023 hingga membuat tersangka geram dan muntab.
Bahkan kasus itu pernah didamaikan oleh perangkat desa setempat pada 23 September. “Sudah pernah didamaikan di hadapan tiga pilar. Tetapi ternyata masih saja geger,” katanya.
Dia menambahkan, terungkapnya kasus pembunuhan itu berkat kejelian anggotanya. Sesaat setelah menerima laporan ada orang meninggal di parit segera bergerak. Polisi menyimpulkan korban pembunuhan karena ada luka di kepala. Selain itu ponselnya juga raib.
“Begitu yakin dibunuh langsung bergerak dan meminta keterangan para saksi. Akhirnya mengarah ke tersangka,” katanya.
Febby menyebut prestasi itu berkat kerja keras anak buahnya. Meski dirinya baru beberapa hari menjabat Kasat Reskrim menggantikan AKP M Gananta yang geser ke Bali, langsung menunjukkan tajinya.
“Mudah-mudahan kejadian tak terulang. Mohon doa dan dukungannya saya masih baru di Blitar,” pungkasnya. (ziz)



















