Trenggalek, SEJAHTERA.CO – Kurun waktu sepekan, puluhan pelanggar lalu lintas di Kabupaten Trenggalek terjaring Operasi Keselamatan Semeru 2024. Setidaknya ada sebanyak 53 orang yang terjaring operasi yang digelar sejak 4 hingga 17 Maret dengan berbagai jenis pelanggarannya.
“Selama tujuh hari operasi berlangsung, Satgas Gakkum telah menindak dengan tilang mobile (ETLE) sebanyak 53 orang pelanggar lalu lintas,” kata Kasatlantas Polres Trenggalek, AKP Mulyani.
Kelengkapan surat-surat kendaraan seperti SIM dan STNK mendominasi jumlah pelanggaran dengan jumlah 38 pelanggar. Disusul tidak mengenakan helm SNI dengan jumlah delapan pelanggar, tiga kendaraan ODOL, dua pengendara dibawa umur dan dua kendaraan tidak sesuai spesifikasi teknis.
“Ditinjau dari jenis kendaraan yang melakukan pelanggaran didominasi kendaraan barang sebanyak 20 pelanggar, sepeda motor 19 kendaraan, mobil bus 10 dan mobil penumpang 4 pelanggar,” imbuhnya.
Sementara untuk jumlah kecelakaan dalam kurun waktu yang sama ada sebanyak 14 kali kejadian. Dari 22 orang yang terlibat kecelakaan, lanjut Mulyani, tidak ada laporan korban jiwa. Rata-rata mereka mengalami luka-luka ringan. Dengan adanya operasi ini, pihaknya berharap masyarakat lebih tertib berlalu lintas sehingga meminimalisir risiko kecelakaan.
“Semoga Operasi Keselamatan Semeru 2024 ini benar-benar efektif untuk menciptakan Kamseltibcarlantas yang kondusif khususnya menjelang bulan Ramadan dan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1445 H,” ujarnya.
Untuk mewujudkan itu, jajaran Polres Trenggalek terus melakukan berbagai upaya baik preemtif, preventif maupun represif dalam rangka menekan angka pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas.
Pada aspek preemtif, dilaksanakan sosialisasi dan penyuluhan kepada masyarakat luas melalui media cetak dan elektronik, media sosial hingga turun langsung ke tengah masyarakat dengan pendekatan interaktif edukatif, termasuk diantaranya pemasangan spanduk, stiker maupun membagikan pamflet kepada pengguna jalan maupun komunitas masyarakat lainnya.
Sementara pada aspek preventif, Polres Trenggalek mengerahkan sejumlah anggota Satgas dibantu oleh personel lainnya melakukan pengaturan, penjagaan, pengawalan hingga patroli pada titik-titik rawan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas serta jalur blackspot yang telah ditetapkan dalam Operasi Keselamatan Semeru 2024 ini.
Dalam Operasi ini Polres Trenggalek melibatkan sedikitnya 65 personel yang terbagi dalam beberapa satuan tugas atau Satgas antara lain, Satgas Deteksi, Preemtif, Preventif, Gakkum dan Banops.
“Sisa waktu seminggu kedepan akan terus kita masifkan kegiatan yang bersifat edukasi maupun pencegahan. Kita gencarkan lagi sosialisasi kepada masyarakat untuk menggugah kesadaran tentang arti penting tertib dan keselamatan berkendara. Dimulai dari diri sendiri, karena tertib berlalu lintas adalah cermin budaya bangsa,” pungkasnya.
Reporter : Angga Prasetya
Editor :



















