Jombang, SEJAHTERA.CO – Polres Jombang secara rutin mengunjungi gereja atau rumah ibadah umat Kristen setiap minggu sebagai bagian dari upaya menjaga toleransi serta memberikan rasa aman dan nyaman dalam menjalankan ibadah.
Pada Minggu (2/6/2024), melalui program Minggu Kasih, Polres Jombang mengadakan pertemuan dengan Jemaat Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Mutersari Bareng Jombang.
Kegiatan Minggu Kasih ini bertujuan untuk menampung saran dan masukan dari masyarakat terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta pelayanan kepolisian.
Dalam sesi tanya jawab, beberapa jemaat gereja menyampaikan pertanyaan mereka. Pendeta Anggraeni, mengingat banyak jemaat yang sudah berusia lanjut, menanyakan kiat-kiat keselamatan berkendara.
Menjawab pertanyaan tersebut, Kanit Gakkum Satlantas Iptu Anang Setianto menjelaskan bahwa untuk keselamatan berkendara, yang pertama siapkan kondisi tubuh, kondisi kendaraan, kelengkapan kendaraan. “Selain itu tentunya demi keselamatan kita berdoa dulu,” katanya.
Pertanyaan lain datang dari jemaat bernama Didik yang menanyakan tindakan yang harus dilakukan jika menemukan kecelakaan di jalan. Iptu Anang Setianto memberikan panduan saat menemukan kecelakaan, hubungi kepolisian terdekat.
“Jika korban mengalami luka ringan, segera bawa ke rumah sakit atau puskesmas terdekat. Jika korban luka berat, hubungi TRC atau ambulance rumah sakit. Jika korban meninggal dunia di tempat kejadian, amankan dan tutupi jenazah, beri tanda, dan pindahkan ke bahu jalan,” ujar Anang.
Sementara, Kapolsek Bareng Iptu Mustoib, mendapat pertanyaan tentang prosedur perizinan keramaian dari Hendra, jemaat gereja. Menurut Kapolsek, jika perizinan terkait ibadah, cukup pemberitahuan saja. “Namun jika terkait hiburan, perlu kajian lebih mendalam terkait kerawanannya,” tandasnya.
Kapolsek Bareng juga mengimbau masyarakat yang mengetahui adanya tindak pidana atau gangguan kamtibmas serta pengaduan atau keluhan tentang layanan kepolisian. “Bisa melaporkan melalui call center 110 atau nomor WhatsApp Kandani 081323332022,” pungkasnya.
Reporter : Taufiqur Rahman
Editor : Gimo Hadiwibowo



















