Blitar, SEJAHTERA.CO – Polsek Wonotirto gelar razia balap liar di Jalur Lintas Selatan (JLS) Desa Ngadipuro Kecamatan Wonotirto Kabupaten Blitar, Minggu (24/9). Dalam razia ini polisi berhasil mengamankan 5 remaja yang sedang melakukan aksi balap liar.
Polisi melibatkan 15 personel yang terdiri dari 5 personel dari Polsek Wonotirto ditambah 10 personel dari Samapta Polres Blitar. Razia balap liar ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Wonotirto AKP Supriadi.
“Dan razia ini bertujuan untuk mengantisipasi JLS digunakan untuk arena ajang balap liar,” kata Kapolsek Wonotirto AKP Supriadi, Senin (25/9.
Ironisnya dari 5 remaja yang tertangkap razia balap liar, 3 di antaranya masih duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP) dan sederajat.
Selain 5 orang remaja yang terazia, polisi juga mengamankan 4 unit sepeda motor yang dipakai balap liar.
Keempat motor tersebut tanpa dilengkapi dokumen atau kelengkapan surat tanda nomor kendaraan ( STNK), kemudian motor tersebut diamankan di Mako Polsek Wonotirto.
Supriono mengatakan Kegiatan ajang balap liar tersebut sudah dilakukan sebanyak 6 kali. Untuk lokasinya sama di JLS Dusun Pudak Desa Ngadipuro Kecamatam Wonotirto yang persis berbatasan dengan wilayah Desa Serang, Kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar.
“Sudah 6 Kali ini balap liar dilakukan di tempat yang sama, kali ini kita mengamankan 5 orang remaja dan 4 unit sepeda motor tanpa STNK,” ungkapnya.
Adapun waktu balap liar ini seringnya dilakukan pada hari Minggu atau hari libur nasional, sekitar pukul 15.30 WIB sampai pukul 18.00 WIB . Pebalap liar ini kebanyakan malah dari luar daerah Wonotirto. Seperti dari Desa Lorejo Kecamatan Bakung Kabupaten Blitar dan ada yang dari Sanankulon. (kmc2)



















