Rem Blong, Mobil Pengantar Pengantin Trenggalek Masuk Jurang, Satu Penumpang Tewas

Trenggalek, SEJAHTERA.CO – Sebuah mobil dengan nomor polisi B 2565 BVB mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Lintas Selatan Panggul – Munjungan, tepatnya di Dusun Sambeng, Desa Banjar, Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek. Kecelakaan itu mengakibatkan seorang penumpang mobil pengantar pengantin itu tewas.

 

“Kecelakaan itu terjadi pada Senin (15/4/2024) pukul 16.00 WIB,” kata Kapolsek Panggul AKP Sudaroini, Selasa (16/4).

Read More

Kecelakaan itu mengakibatkan satu penumpang, Sri Hartini (60) warga Kecamatan Bulukamba, Kabupaten Brebes, Provinsi Jawa Tengah meninggal dunia.

Sementara empat korban lainnya termasuk sopir mengalami luka mulai ringan hingga berat.

Adapun luka yang dialami mulai goresan tubuh dan yang terparah patah tulang kaki. Bahkan salah satu penumpang mengalami pecah mata bagian kiri dalam kecelakaan itu.

 

“Ada lima korban, empat penumpang dan satu sopir,” imbuhnya.

Mobil itu mengalami kecelakaan tunggal usai mengantar pengantin di wilayah Kecamatan Munjungan. Mobil berpenumpang tiga warga Kecamatan Bulukamba, Brebes dan dua warga Kecamatan Ciledug, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten itu mengalami kecelakaan saat hendak pulang.

“Jadi kendaraan dari arah Kecamatan Munjungan akan balik pulang setelah mengantar pengantin di Kecamatan Munjungan,” ujarnya.

Saat itu, kata Sudaroini, sebelum mengalami kecelakaan beberapa warga sempat menegur sopir bahwa kampas remnya mengeluarkan bau gosong.

 

Namun, sayangnya sang sopir mengabaikannya hingga akhirnya remnya blong saat melewati jalanan ekstrem tersebut. Mobil itu hilang kendali, menabrak tebing dan patok jalan sebelum akhirnya terjun bebas ke jurang.

Mobil itu mengalami ringsek usai terjatuh dan menabrak pepohonan. Warga yang melihat kejadian itu segera melaporkan kejadian itu ke polisi.

Sudaroini menyebut, polisi langsung mendatangi lokasi begitu mendapatkan laporan. Dibantu warga, petugas mengevakuasi korban kecelakaan dan membawanya ke rumah sakit.

 

Namun sayangnya, nyawa satu penumpang tak tertolong. “Korban jiwa satu orang,” jelasnya.

Usai mengevakuasi para korban, polisi melakukan evakuasi kendaraan. Karena kecelakaan itu, kendaraan mengalami ringsek pada beberapa bagian dan kaca pecah.

Berkaca dari peristiwa itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk selalu hati-hati dan waspada, serta memeriksa kondisi kendaraan utamanya saat melewati jalur ekstrem seperti di Panggul – Munjungan.

 

“Kami imbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati dan waspada serta mengutamakan selalu aspek keselamatan,” pungkasnya.

Reporter: Angga Prasetya

Editor: Dhita Septiadarma

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *