Terobos Perlintasan KA di Blitar, Pikap Muatan Pipa Hancur

Terobos Perlintasan KA di Blitar, Pikap Muatan Pipa Hancur

Blitar, SEJAHTERA.CO – Kecelakaan melibatkan mobil dengan kereta api (KA) kembali terjadi. Pikap bermuatan pipa hancur terhantam KA Singasari relasi Blitar-Jakarta.

Informasi yang dihimpun koran ini menyebutkan kecelakaan terjadi pada Kamis (6/10) sekitar pukul 11.00. Lokasi kejadian di perlintasan KA tanpa palang pintu masuk Desa Kandangan, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar.

“Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini. Pengemudi berhasil menyelematkan diri sebelum pikap dihantam kereta,” kata Kapolsek Srengat, Kompol Wahono.

Read More

Dia mengatakan identitas pengemudi pikap Suzuki Carry AG 8750 KW itu adalah Imam Mukibudin (45) warga Dusun Gajah, Desa Papungan, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar. Selain Imam, di dalam mobil juga ada Zelix Alana Miko Oktadio Aminudin (19) juga warga Desa Papungan, Kecamatan Kanigoro.

Meski selamat, keduanya sampai saat ini masih shock. Karena tak menyangka kejadian menimpa keduanya. Bahkan jika  lalai sedikit, nyawanya sudah pasti melayang.

“Alhamdulillah masih selamat. Kejadiannya memang cepat,” kata Imam Mukibudin, sopir pikap.

Dia mengatakan petaka berawal ketika dirinya mengendarai pikap muatan pipa. Mobil berkapasitas 1.500 cc itu melaju dari arah timu ke barat.

Nah saat melintas di lokasi kejadian atau di  perlintasan KA tanpa palang pintu kendaraan mesinnya mati. “Saya panik karena mati mendadak,” katanya.

Nah saat panik dari arah barat melintas kereta api singasari relasi Jakarta Blitar di KM 130/4. Karena kaget, spontan pengemudi dan penumpang meloncat dari kendaraan dan akhirnya terjadi benturan.

Mobil pun mencelat dan hancur ringsek bagian bak belakang. Warga yang mengetahui kejadian langsung memberikan pertolongan. Polisi pun datang.

Hingga saat ini bangkai pikap masih berada di lokasi kejadian.  Akibat kecelakaan itu, pengemudi pikap merugi hingga Rp 50 juta. (ziz)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *