Tes Urine Pejabat Dinas dan Camat Tulungagung, Delapan Orang Absen

Tes Urine Pejabat Dinas dan Camat Tulungagung, Delapan Orang Absen

Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Puluhan pejabat dan camat dilingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung menjalani tes urine secara dadakan, Jumat (14/6/2024). Namun, terdapat beberapa pejabat yang mangkir saat gelaran tes urine tersebut, sehingga akan dilakukan tes urine secara terpisah.

Pj Bupati Tulungagung, Heru Suseno mengatakan, pada pelaksanaan tes urine dadakan itu, pihaknya mengundang sebanyak 71 pejabat dan camat di Tulungagung. Hal itu dilakukan sebagai salah satu upaya pencegahan dini penyalahgunaan narkoba bagi para ASN di Tulungagung.

Pada pelaksanaan tes urine tersebut, pihaknya bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BBNK) Tulungagung dan menandatangani pakta integritas. Pada pakta integritas ini Pemkab dan BNNK Tulungagung menyepakati untuk menciptakan lingkungan kerja bebas narkoba.

Read More

“Kami sengaja menggelar tes urine dan penandatanganan pakta integritas dengan BNNK Tulungagung sebagai salah satu upaya pencegahan dini penyalahgunaan narkoba bagi para ASN,” kata Heru Suseno, Jumat (14/6/2024).

Selain alasan tersebut, ungkap Heru, hal ini sebagai langkah tindak lanjut atas adanya dua oknum ASN dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Tulungagung yang tertangkap Polda Jatim. Diketahui, dua ASN tersebut kedapatan menggelar pesta narkoba di Surabaya dengan dibuktikan adanya barang bukti pil ekstasi.

Menurut Heru, selama pelaksanaan tes urine, pihaknya mendapati adanya 8 pejabat yang tidak hadir dengan berbagai alasan. Diketahui, mayoritasnya sedang izin lantaran ada acara di luar kota, sehingga mereka tetap akan menjalani tes urine namun secara terpisah.

“Sebanyak 71 pejabat itu meliputi kepala dinas dan camat di Tulungagung, ada 8 pejabat yang tidak hadir. Nanti mereka akan lapor ke Sekda dan langsung dilakukan tes urine,” ungkapnya.

Sedangkan untuk hasil tes urine tersebut, Heru menyebut, dari 63 pejabat dan camat yang menjalani tes urine, tidak ditemukan adanya pejabat dan camat yang dinyatakan positif narkoba. Hal ini merupakan langkah awal yang positif, sehingga akan dilakukan kegiatan serupa di setiap OPD.

Pihaknya memastikan, tidak hanya kepala dinas dan camat saja yang akan menjalani tes urine ini, melainkan seluruh pejabat eselon, staff hingga pihak desa di Tulungagung.

Pihaknya berharap tidak ada lagi kasus oknum ASN di Tulungagung yang terjerat kasus penyalahgunaan narkoba.

“Tentunya tes urine juga akan dilakukan di setiap OPD, sebagai langkah awal kepala dinas dan camat dulu yang menjalani tes urine,” pungkasnya.

Reporter: Mochammad Sholeh Sirri

Editor: Dhita Septiadarma

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *