“Kita sampaikan juga, jangan terlalu dipaksakan. Yang penting tetap terukur dan sesuai dengan kapasitas diri. Jangan sampai nanti malah cedera,” ujarnya.
Dia menjelaskan, salah satu latar belakang pihaknya menggelar program itu karena tugas-tugas Polri sangat kompleks sehingga menuntut fisik yang tidak hanya sehat, tetapi juga bugar dan prima. Tidak bisa dipungkiri bahwa keberadaan polisi akan selalu menjadi perhatian masyarakat. Performa petugas di lapangan akan turut berdampak pada penilaian dari masyarakat.
“Kedepan, banyak kegiatan yang membutuhkan konsentrasi dan perlu perhatian. Sebagai anggota Polri tentunya kita harus siap. Salah satunya harus sehat, sehingga bisa melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan baik dan hasil yang lebih optimal,” jelasnya.
Baca Juga :Cegah Penyebaran Virus PMK, Pembatasan Lalu Lintas Hewan Ternak Diberlakukan di Kota Batu
Disisi yang lain, Indra menyebut anggota yang mengalami overweight juga rentan terhadap sejumlah penyakit. Seperti penyakit jantung, stroke, diabetes, radang sendi, hipertensi, asam urat dan beberapa penyakit lainnya. Padahal personil dituntut selalu tampil prima, namun juga memesona.
“Performa tidak hanya terbatas pada kualitas kinerja semata tetapi juga penampilan. Jika performa baik tentunya akan meningkatkan penilaian tersendiri dari masyarakat,” kata dia.
Selama menjalani program itu, mereka akan dipantau oleh dokter dan tenaga medis dari Sidokkes Polres Trenggalek bekerjasama dengan klinik Pratama Bhayangkara. Indra berharap, perubahan gaya hidup itu dapat memaksimalkan hasil sehingga tercapai berat badan ideal.
Baca Juga :Ngeri ! Ratusan Ular Dievakuasi di Area Permukiman Warga Trenggalek
“Kita coba gugah kesadaran anggota untuk semangat mencapai berat badan idealnya. Jadi lebih sehat dan jauh dari penyakit,” pungkasnya.



















