Demi Kebutuhan Lebaran, Warga Blitar Curi Alat Musik Gereja, Ditawarkan ke Polisi

Demi Kebutuhan Lebaran, Warga Blitar Curi Alat Musik Gereja, Ditawarkan ke Polisi

Polisi yang mendapat laporan segera bertindak. Beberapa jam setelah menerima laporan, berburu melalui media sosial.  Polisi curiga ada warga yang menjual perangkat musik dengan harga murah.

Akhirnya polisi pun menyaru pembeli.  Tak lama kemudian polisi berhasil membekuk para tersangka lengkap dengan barang bukti.

Dalam daftar polisi, MR bukanlah wajah baru. Dia sudah lama bolak balik masuk penjara. Kasus pencurian dua kali  dan kasus judi sekali. Sememtara DK hanya sekali masuk penjara kasus judi. Keduanya berkenalan dengan DM yang kini masih buron di salah kos. Ketiganya sudah merencanakan aksi. “Sebelum beraksi tiga kali survei. Tersangka ini tahu kalau sasarannya adalah gereja,” katanya.

Read More

Di hadapan polisi, MR mengakui perbuatannya. Nekat mencuri karena butuh uang. Sementara kerap melamar kerja tetapi tak kunjung dapat. Barang curian rencananya untuk kebutuhan sehari-hari dan persiapan Lebaran.

Organ misalnya dijual Rp 1,5 juta. Begitu juga alat musik lain. “Ya maunya buat belanja. Dijual Rp 1,5 juta. Tapi ternyata yang datang bukan pembeli tetapi malah polisi. Polisi nyamar jadi pembeli,” katanya.

Akhirnya polisi pun meringkus dan tersangka ditahan. Barang bukti senilai Rp 30 juta dipinjampakaikan ke pengurus gereja karena sangat dibutuhkan untuk giat ibadah. (ziz)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *